bLoGGiNg 4 LeaRNiNg

— Sebaik-baik di antara kalian adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain —

Sholat Jum’at

Posted by treest on 12 March 2009

A. PENGERTIAN DAN DASAR HUKUM SHALAT JUM’AT
Shalat jum’at adalah shalat berjama’ah pada hari jum’at yang dilaksanakan pada waktu dzuhur dan didahului oleh khotbah.

Hukum shalat jum’at adalah fardhu ‘ain, yaitu wajib bagi setiap muslim dewasa. Shalat jum’at tidak wajib bagi perempuan, anak – anak dan hamba sahaya.

Firman Allah SWT :

Artinya : “Wahai orang – orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mnegingat Allah SWT dan tinggalkanlah jual – beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu. Jika kamu ketahui.” (Q.S. Al – Jumu’ah (62) : 9).

Perintah pada ayat di atas bersifat umum, baik untuk laki – laki maupun perempuan.

B. SYARAT WAJIB SHALAT JUM’AT
Seseorang terkena kewajiban shalat jika memenuhi syarat – syarat berikut :
1. Islam,
2. Berakal,
3. Baligh atau dewasa,
4. Merdeka,
5. Laki – laki,
6. Sehat, dan
7. Menetap di suatu negeri.

C. SYARAT SYAH SHALAT JUM’AT
Shalat jum’at jika memenuhi syarat – syarat berikut :
1. Dilaksanakan di tempat yang sudah tetap;
2. Dilaksanakan pada waktu dzuhur;
3. Dilaksanakan secara bermaja’ah;
4. Didahului oleh dua khutbah.

D. SUNNAH YANG BERKAITAN DENGAN SHALAT JUM’AT
Hal – hal yang disunnahkan pada hari Jum’at, diantaranya :
1. Mandi sebelum pergi shalat jum’at;
2. Memakai pakaian yang paling baik;
3. Memakai wangi – wangian;
4. Memotong kuku, mencukur kumis, dan menyisir rambut;
5. Berangkat ke masjid lebih awal dan duduk pada shaf pertama;
6. Shalat tahiyatul masjid;
7. Memperbanyak membaca Al – Qur’an, dzikir, do’a dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

E. RUKUN KHOTBAH JUM’AT
Menurut Jumhur Ulama, rukun khotbah jum’at ada enam, yaitu :
a. Mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT;
b. Mengucapkan dua kalimat syahadat;
c. Membaca shalawat kepada Rasulullah SAW;
d. Berwasiat agar bertaqwa kepada Allah SWT;
e. Membaca ayat Al – Qur’an pada salah satu khotbah;
f. Berdo’a untuk kaum muslimin dan muslimat pada khotbah kedua.

F. SYARAT SAH KHOTBAH
Syarat sahnya khotbah jum’at adalah sebagai berikut :
1. Dimulai setelah masuk waktu dzuhur;
2. Dilakukan dengan berdiri, jika khotibnya mampu berdiri;
3. Duduk diantara dua khotbah;
4. Khatib bersuara lantang agar dapat didengar oleh jama’ah;
5. Rukun dilakukan secara berturut – turut;
6. Khatib suci dari hadast dan najis;
7. Khatib menutup auratnya.

G. SUNNAH – SUNNAH KHOTBAH
Dalam khotbah jum’at disunnahkan melakukan hal berikut :
1. Khotbah dilakukan di tempat tinggi seperti di atas mimbar;
2. Khatib mengucapkan salam ketika berda di atas mimbar;
3. Bahasa yang digunakan khatib harus jelas dan dapat di mengerti;
4. Khotbah tidak terlalu panjang / terlalu pendek, yaitu sekitar panjangnya 2 raka’at;
5. Khatib menghadap jama’ah;
6. Membaca surat Al – Ikhlas ketika duduk diantara dua khotbah;
7. Jama’ah khusyuk mendengarkan khotbah dan tidak bercakap – cakap ketika khatib berkhutbah.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: